Wahai esok,
bukannya engkau kubenci.
Tidak, aku malah ingin engkau cepat berlalu.
Wahai esok,
mengapa cepat sekali?
Apa engkau tak lelah berlari menghampiriku?
Wahai esok,
aku tak ingin tak sopan padamu.
Tapi aku tak ingin engkau lekas datang.
Karena ia yang kubuang,
rasanya ingin kupungut kembali.
Namun apa dayaku?
ia yang angkuh tak mau berbalik.
Wahai esok,
bisakah engkau tunda kedatanganmu?
kumohon.
Diposting oleh



0 komentar:
Posting Komentar